Apa Itu CPA Marketing? Inilah Pengertian Hingga Tips Menjalankannya

  • Bagikan
apa itu CPA Marketing

Cara mendapatkan penghasilan dari internet memang semakin beragam, salah satunya melalui CPA Marketing. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami apa itu CPA Marketing sehingga tidak bisa menggunakannya dengan maksimal. Padahal jika Anda bisa memanfaatkannya, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Inilah berbagai hal yang harus Anda pahami mengenai CPA Marketing.

Apa Itu CPA Marketing?

apa itu CPA Marketing
(sumber gambar: redcomm.co.id)

Banyak orang yang memang masih awam dengan apa itu CPA Marketing. Jadi pada dasarnya, CPA Marketing atau Cost Per Action adalah sebuah strategi dalam pemasaran secara online. Dari kegiatan ini, Anda bisa mendapatkan komisi dari tindakan yang user atau leads lakukan. Nantinya, Anda juga bisa mendapatkan komisi yang lebih banyak karena adanya sistem Pay per Leads (PPL).

Dalam implementasinya, CPA ini hampir mirip dengan sistem affiliate marketing yang mungkin sudah lebih familiar untuk Anda. Lalu, apa tindakan user yang bisa memberikan keuntungan itu? Jawabannya adalah sangat beragam, seperti misalnya melakukan download, install, mengisi form tertentu, memasukkan e-maik, atau melakukan pembelian produk.

Komisi yang Anda dapatkan nantinya juga akan berbeda-beda besarannya, tergantung pada action yang user lakukan. Umumnya, Anda akan mendapatkan presentase keuntungan mulai dari 1 sampai 10% dari harga produk. Beberapa istilah yang harus Anda pahami ketika terjun ke dunia Cost per Action adalah:

  1. Advertiser: pihak yang meminta CPA untuk mempromosikan produk atau jasa yang mereka jual
  2. Publisher: pihak yang melakukan promosi produk, merk, atau bisnis pada website mereka
  3. CPA Network: media atau platform yang bisa mempertemukan antara publisher dan advertiser
  4.  Komisi: keuntungan yang Anda dapatkan dari memasang iklan pada website yang Anda miliki
  5. Action: tindakan yang user lakukan pada landing page (mengisi form, install, memasukkan e-mail, dan lain sebagainya)
  6. Affliate Manager (AM): orang yang memberikan bimbingan pada publisher agar bisa menjalankan CPA dengan baik dan benar

Perbedaan CPA dan Affiliate Marketing

Setelah memahami apa itu CPA Marketing, mungkin banyak yang menganggap bahwa praktek ini sama dengan affiliate marketing. Memang kedua kegiatan ini hampir mirip, hanya saja keduanya berbeda pada implementasinya. Baik AM maupun CPA sama-sama bisa memberikan komisi bagi para pelakuknya. Hanya saja, umumnya komisi yang CPA dapatkan akan lebih kecil daripada AM.

Akan tetapi, meski jumlah komisinya lebih sedikit namun potensi untuk mendapatkan user yang melakukan action akan jauh lebih besar. Pasalnya, tidak semua orang bisa langsung melakukan pembelian produk saat itu juga seperti yang diminta oleh affiliate marketing.

Akan jauh lebih mudah untuk melakukan action daripada pembelian. Sementara itu, dalam CPA user tidak perlu melakukan pembelian produk. Berbagai tindakan lain yang user lakukan sudah bisa memberikan dampak besar pada kegiatan CPA, apalagi jika website yang Anda miliki memang memiliki traffic yang bagus dan stabil.

Besarnya komisi yang akan Anda dapatkan juga cukup berbeda. Umumnya, AM akan memberikan Anda komisi mencapai 70% dari harga produk. Hal ini berbeda dari CPA yang hanya memberikan komisi kisaran 1 sampai 10% saja. Akan tetapi, frekuensi pendapatan CPA tentu akan lebih mudah daripada AM.

Baca Juga: Cara Membuat Artikel yang Menarik untuk Dibaca dan SEO Friendly

Keuntungan Menjalankan Bisnis CPA

apa itu CPA Marketing
(sumber gambar: accesstrade.com)

Memahami dan menguasai apa itu CPA Marketing memang bisa memberikan keuntungan bagi promosi bisnis. Baik Anda sebagai publisher ataupun adverstiser, keuntungannya akan sama-sama menjanjikan. Inilah berbagai keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan menjalankan bisnis Cost per Action: 

1. Potensi Untung yang Lebih Besar

Adanya CPA memungkinkan Anda mendapatkan komisi yang berlipat meski hanya mengunggah satu kali saja pada website. Pasalnya, keuntungan yang Anda dapatkan akan tergantung pada banyaknya action dari pengunjung website Anda. Kuncinya adalah dengan senantiasa meningkatkan traffic atau jumlah pengunjung website.

Anda bisa memaksimalkan traffic ini dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan share ke media sosial yang lain. Semakin ramai pengunjung website Anda, maka akan semakin besar pula potensi keuntungan yang Anda dapatkan.

2. Modal yang Minim

Keuntungan lain yang bisa Anda peroleh adalah modal yang minim. Anda tidak membutuhkan biaya yang besar saat mendaftarkan website ke CPA Network ketika ingin menjadi publisher. Bahkan satu-satunya modal terpenting yang harus Anda miliki adalah website yang memiliki traffic tinggi.

3. Fleksibel dan Mudah untuk Anda jalankan

Keuntungan lain dalam menjalankan CPA adalah fleksibilitasnya yang tinggi dan mudah untuk Anda jalankan. Kapan saja dan darimana saja, Anda bisa menjalankan bisnis CPA dengan mudah. Anda tidak perlu memiliki waktu atau jadwal kerja yang tetap seperti ketika bekerja di kantor.

Selain itu, Anda kemudahan CPA adalah bisa Anda lakukan hanya melalui satu website saja, kemudian mendaftarkan diri ke CPA Network sebagai publisher. Biasanya Anda harus melakukan beberapa tahapan pendaftaran terlebih dahulu kemudian baru bisa memperoleh bimbingan dari Affiliate Manager. Baru setelah itu, bisnis CPA sudah bisa Anda jalankan.

Tips Menjalankan Bisnis Cost per Action (CPA)

Meski memiliki cara kerja yang mudah, namun Anda tetap membutuhkan cara dan tips yang tepat agar bisnis CPA yang Anda jalankan bisa meraih kesuksesan. Inilah beberapa tips tersebut:

1. Pilih CPA Networks yang Tepat

Kunci utama agar bisnis CPA Anda berhasil adalah memilih jaringan CPA yang tepat. Pasalnya, jaringan inilah yang nantinya akan menghubungkan Anda pada calon client yang produknya akan Anda promosikan di website.

Tidak semua CPA Network mau dan bisa menerima para pemula, untuk itu carilah informasi sebanyak mungkin jaringan mana yang tepat untuk Anda. Agar tidak salah pilih, inilah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika memilih CPA:

a. Reputasi yang Dimiliki

Sebuah CPA Networks yang profesional akan memiliki reputasi yang baik dan terpercaya. Hal ini bisa Anda lihat dari track record maupun testimoni dari para publisher yang sudah pernah bekerja dengan jaringan CPA tersebut.

b. Syarat Pendaftaran

Tips kedua adalah pilih jaringan yang memiliki syarat pendaftaran yang mudah. Para pemula umumnya akan merasa kesulitan untuk mendaftarkan diri ke jaringan CPA pertama kalinya. Ada berbagai syarat dan tahapan yang harus Anda lewati sampai benar-benar menjadi seorang publisher. Untuk itu, pilihlah CPA Network yang tidak memberikan banyak persyaratan yang berbelit-belit.

c. Kebijakan Komisi

Perlu Anda pahami bahwa setiap jaringan CPA akan memiliki kebijakan yang berbeda terkait pembayaran CPA yang mereka lakukan. Misalnya berapa persen komisi, sanksi penarikan komisi, dan lain sebagainya. Pastikan Anda sudah memahami dan membaca dahulu semua ketentuan tentang komisi dan pilihlah network dengan pembayaran komisi yang paling transparan.

2. Siapkan Website

Website adalah hal utama yang harus Anda miliki sebelum menjadi seorang publisher CPA. Banyak networking yang mengharuskan para pendaftarnya untuk memiliki website terlebih dahulu, jadi pastikan sebelum mendaftarkan diri Anda sudah memiliki website.

Saat ini juga sudah banyak sekali layanan pembuatan website dan juga hosting yang bisa Anda gunakan. Berbagai penyedia jasa ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang tidak memiliki skill untuk mengcoding website sendiri.

3. Maksimalkan Traffic Website

Memiliki website saja tidak cukup untuk kesuksesan bisnis CPA. Anda harus memiliki website dengan jumlah traffic yang tinggi dan juga stabil. Untuk itu Anda harus melakukan optimasi website agar bisa memperoleh traffic tersebut. Ada banyak cara yang bisa Anda tempuh, salah satunya adalah dengan menerapkan optimasi SEO pada website.

Selain menggunakan teknik SEO, Anda juga bisa memanfaatkan kehadiran Facebook Ads maupun Google Adwords supaya jumlah pengunjung website naik. Apalagi kedua cara ini juga tergolong mudah untuk Anda terapkan.

Terakhir, jangan lupa untuk memaksimalkan media sosial. Sebab berbagai platform tersebut bisa menunjang promosi yang Anda lakukan sehingga website Anda semakin ramai. Tentu hasil akhirnya adalah komisi yang semakin besar.

Nah, itulah berbagai hal yang harus Anda pahami mengenai apa itu CPA Marketing. Pada dasarnya, ini merupakan salah satu teknik promosi online yang bisa menjadi pilihan bisnis tanpa modal bagi Anda. Cukup dengan melakukan optimasi website dan memanfaatkan berbagai media sosial, Anda bisa memperoleh keuntungan dari praktek CPA ini. Jadi, apakah Anda tertarik untuk memulainya?

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.