Apa Itu Trading Forex? Pahami Selengkapnya Di Sini!

  • Bagikan
apa itu trading forex

Instrumen investasi yang bisa masyarakat pilih dalam rangka untuk mengelola keuangan mereka memang semakin beragam. Salah satu yang paling populer saat ini adalah trading forex. Apa itu trading forex? Pertanyaan seperti ini memang sangat sering terlontar dari para pemula yang tergiur akan keuntungan kegiatan ini. Namun, perlu Anda selalu pahami bahwa setiap aktivitas investasi pasti memiliki resiko.

Semua instrumen investasi, baik itu jangka panjang atau jangka pendek, pasti memiliki resikonya tersendiri. Termasuk kegiatan trading forex. Justru Anda patut curiga jika ada oknum yang menawarkan investasi tanpa resiko, karena bisa jadi itulah jalan menuju penipuan. Maka dari itu, Anda harus benar berhati-hati sebelum terjun ke dunia trading yang satu ini.  Lalu sebenarnya, apa itu trading forex?

Memahami Apa Itu Trading Forex

apa itu trading forex
(sumber gambar: salmamarket.asia)

Pemahaman mengenai apa itu trading forex atau forex trading bisa Anda mulai dari pengertiannya dulu. Forex merupakan singkatan atau akronim dari Foreign Exchange atau jual beli valas. Valas adalah mata uang asing yang bisa secara fisik Anda pegang. Contohnya seperi dollar, poundsterling, dan sebagainya. Namun, saat ini perdagangan valas tidak terbatas pada fisik saja.

Melainkan perdagangan valas bisa Anda lakukan secara online sehingga jauh lebih mudah dan fleksibel untuk Anda lakukan. Gambaran dari kegiatan forex trading ini adalah seperti ini. Anda melakukan proses perdagangan jual beli forex dan mendapatkan keuntungan dari pergerakan nila tukar mata uang asing.

Saat membeli dollar awalnya adalah dengan harga Rp. 12.000 kemudian akibat pergerakan harga mata uang asing, nilai dollar menjadi Rp. 16.000. Nah, selisih Rp. 4.000 itulah yang akan Anda dapatkan sebagai keuntungan dari kegiatan trading ini.  Inilah yang namanya trading forex atau forex trading.

Baca Juga: Pahami! 8 Trik Trading Forex Selalu Profit

Cara Kerja Trading Forex 

Hal lain yang harus Anda perhatikan saat memahami apa itu trading forex adalah seputar cara kerja kegiatan ini. Pinsipnya sebenarnya sangat sederhana, beli saat harga murah, dan jual saat harganya naik. Namun, tentu tidak sesederhana itu untuk implementasinya. Sebab, ada banyak hal yang bisa mempengaruhi jual beli forex ini.

Sebagai pemula, inilah beberapa hal yang harus Anda tahu mengenai cara kerja trading forex:

1. Pasangan Mata Uang atau Pair 

Patokan Anda saat melakukan trading forex adalah pasangan mata uang atau nilai tukar dari sepasang mata uang. Jadi, harus selalu ada pasangan nilai tukar yang Anda jadikan acuan saat trading. Saat ini, setidaknya ada 47 pasangan mata uang dari berbagai mata uang asing di dalam pasar mata uang asing atau pasar valas.

2. Open Sell dan Open Buy 

Selanjutnya, dalam cara trading forex juga adala istilah open sell dan open buy. Kedua istilah ini berhubungan dengan prediksi keuntungan yang akan Anda dapatkan. Istilah ini berhubungan dengan penguatan satu nilai mata uang terhadap nilai mata uang lainnya.

3. PIPs Sebagai Acuan 

Yang terakhir adalah PIP atau pergerakan harga valas. PIP ini wajib Anda kuasai saat melakukan trading forex. Keuntungan atau kerugian saat melakukan trading bisa Anda amati melalui PIP ini. Merujuk pada 4 (empat) angka desimal setelah koma dari nilai tukarnya.

Contohnya: harga pasangan mata uang EUR dan USD buy adalah 1.1511 maka, PIP dari nilai ini adalah 1511. Jika kemudian nilai EUR dan USD turun menjadi 1.1509 dari harga yang sebelumnya, maka Anda bisa menyebut ini bergerak 2 PIP.

Keuntungan dan Resiko Trading 

apa itu trading forex
(sumber gambar: cloudfront.net)

Memahami apa itu trading forex juga tidak akan lengkap tanpa kelebihan dan resiko trading forex. Seperti yang sudah kami sebutkan pada bagian sebelumnya, segala jenis investasi pasti memiliki plus minusnya tersendiri. Hal ini juga berlaku pada trading ini. Inilah keuntungan dan kerugian dari kegiatan ini:

1. Instrumen yang Sangat Likuid (High Volatility) 

Nilai transaksi yang tercatat di pasar forex setiap harinya tergolong sangat besar. Hal ini yang membuat forex juga menjadi sangat likuid. Dalam pasar forex, ada berbagai pihak yang nantinya akan terlibat dalam perdagangan tersebut. Mulai dari korporasi, investor, dan juga pemerintah.

Pemerintah membutuhkan valuta asing untuk menerima pinjaman ataupun membayar hutang negar. Investor akan mencari keuntungan dari pergerakan nilai tukar mata uang asing. Sementara korporasi berperan melalui aktivitas ekspor dan impor yang mereka lakukan terkait erat dengan tukar menukar mata uang asing.

Ketiga pihak inilah yang membuat trading forex menjadi sangat likuid dan investor banyak yang menyukai hal ini. Pasalnya, investor bisa melakukan jual beli mata uang asing dengan mudah karena pasti akan selalu memiliki lawan dalam perdagangan mata uang tersebut.

2. Keuntungan yang Cepat Anda Rasakan 

Saat melakukan forex trading maka Anda akan bisa secara langsung merasakan keuntungan dari kegiatan ini. Hal ini memang sangat wajar karena keuntungan yang Anda dapatkan berasal dari selisih harga beli dan harga jual mata uang asing. Maka dari itu, apabila Anda melakukan trading pada hari tertentu dan berhasil untung sekian ratus ribu, itulah yang menjadi keuntungan Anda sepenuhnya.

3. Mulai dari Modal Kecil, Dapat Untung Besar 

Keuntungan selanjutnya dari kegiatan forex trading adalah bisa Anda mulai dari modal yang kecil. Hal ini karena adanya leverage pada pasar forex yang membuat modal untuk trading menjadi relatif terjangkau. Anda bisa memulai trading ini dengan menggunakan beberapa puluh USD saja.

Sayangnya, memang buying power dari modal yang kecil ini tidak bisa Anda gunakan untuk investasi yang besar. Namun hal ini tetap layak untuk Anda coba saat baru terjun ke dunia trading forex. Ada banyak investor yang contohnya memulai trading dengan modal $25 saja namun bisa melakukan transaksi hingga ratusan USD.

4. Resiko dari Naik dan Turunnya Nilai Valas 

Resiko dari forex trading yang pertama adalah naik dan turunnya valas yang sangat rentan. Mata uang Indonesia yaitu Rupiah memang bisa menjadi sangat lemah dalam waktu tertentu, hal ini yang membuat resiko untuk membeli dollar menjadi sangat besar karena perbedaan harga yang cukup ketara. Menunggu agar rupiah menguat juga tentunya akan memakan waktu yang tidak sebentar.

5. Terdapat Campur Tangan Pemerintah 

Pemerintah dalam hal ini adalah pemerintah asal dari mata uang yang sedang Anda perdagangkan. Pemeritah suatu negara bisa melalui bank sentral bertindak meningkatkan nilaii suku bunga, atau membeli vallas secara besar-besaran. Tentunya hal ini bisa sangat beresiko bagi para investor.

Tips Saat Trading Agar Tidak Rugi 

Setelah memahami apa itu trading forex, tidak mengherankan jika kemudian Anda tertarik pada kegiatan trading yang satu ini. Jika iya, maka Anda juga harus mempelajari manajemen resiko atau money management trading supaya tidak terjebak dalam kerugian saat melakukan trading. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam manjemen resiko ini adalah:

1. Selalu Gunakan Uang Dingin

Uang dingin adalah uang yang apabila hilang, Anda tidak akan merasa rugi atau kehilangan dan tidak Anda gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Resiko yang sangat tinggi pada kegiatan ini membuat Anda juga harus selalu siap akan segala resiko yang bisa kegiatan trading ini timbulkan. Dengan menggunakan uang dingin, maka resiko yang besar itu setidaknya sudah bisa Anda minimalisir.

2. Tentukan Titik Stop Loss 

Titik stop loss adalah penentuan sejauh mana Anda bisa menerima kerugian dari kegiatan trading. Jika suatu hari kerugian trading sudah mencapai titik yang Anda tetapkan, maka Anda harus berhenti melakukan trading. Contohnya Anda menentukan titik stop loss Anda setiap harinya adalah 1% dari modal yang Anda keluarkan.

Maka, setelah itu Anda harus menghitung berapa PIP yang harus ada supaya kerugian tidak melebihi nilai stop loss yang sudah Anda tentukan. Memang dengan cara ini keuntungan yang akan Anda dapatkan tidak akan sebesar trading tanpa menggunakan stop loss. Namun, manajemen resiko Anda akan jauh lebih matang dengan cara ini.

3. Pahami Profil Resiko Keuangan Anda 

Tips terakhir adalah selalu pahami sejauh mana profil resiko keuangan Anda. Setiap investor harus memahami benar seperti apa profil resiko keuangan mereka. Sebab, hal inilah yang menjadi acuan sebelum berinvestasi terkait sejauh mana resiko yang bisa Anda tanggung. Jadi, pastikan sebelum melakukan trading, pahami juga profil resiko keuangan Anda ya.

Itulah informasi mengenai apa itu trading forex lengkap dengan cara kerja dan tipsnya. Meski menguntungkan, jangan sampai mengabaikan resiko dalam trading dan jadi mengabaikan berbagai pelajaran penting sebelum terjun ke dunia trading forex ya. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari resiko rugi atau kebangkrutan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.