Tips dan Cara Menjadi Marketing Pemula Sampai Handal

  • Bagikan
cara menjadi marketing pemula

Salah satu unsur terpenting yang bisa sangat berpengaruh pada keberhasilan usaha adalah pemasaran atau marketing.  Untuk itulah Anda sebagai wirausaha harus memahami bagaimana cara menjadi marketing pemula. Dalam hal ini menguasai apa saja strategi dan teknik supaya kegiatan promosi atau pemasaran usaha menjadi efektif. Dengan begitu, bisa membawa usaha Anda ke arah kesuksesan dan memiliki pelanggan yang banyak. Lalu bagaimana cara agar marketing berhasil? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Memahami Pengertian Strategi Marketing

cara menjadi marketing pemula
(sumber gambar: topbrand-award.com)

Sebelum membahas lebih lanjut persoalan menjadi seorang marketing pemula yang handal, Anda harus paham dahulu apa itu strategi marketing. Pada dasarnya, strategi marketing adalah sebuah usaha atau upaya untuk mempromosikan dan memasarkan sebuah produk maupun jasa kepada masyarakat.

Strategi marketing bisa juga memiliki arti sebagai sebuah kumpulan usaha yang perusahaan lakukan agar target penjualan tercapai. Kegiatan ini akan Anda lakukan melalui rencana dan taktik yang matang. Tujuan akhirnya agar masyarakat membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Proses pemasaran ini juga bisa Anda maknai sebagai kegiatan untuk menghubungkan antara konsumen dan juga produsen.

Cara Menjadi Marketing Pemula

cara menjadi marketing pemula
(sumber gambar: ekrutassets.com)

Dalam implementasinya, ada beberapa cara yang bisa Anda praktekkan supaya kegiatan pemasaran menjadi efektif. Hal ini penting agar usaha yang Anda lakukan tidak sia-sia. Inilah beberapa cara tersebut:

1. Kenali Siapa Customer Anda

Cara menjadi marketing pemula pertama adalah mengenali siapa pelanggan Anda. Supaya bisa menyusun strategi marketing yang baik, maka Anda harus tau siapa customer atau pelanggan Anda. Maksudnya, Anda harus bisa memahami apa yang pelanggan cari dan butuhkan. Sebab dari sinilah Anda bisa menyusun strategi yang tepat cara apa yang akan Anda gunakan untuk mempengaruhi konsumen agar membeli produk Anda.

Agar bisa mengenali siapa customer produk Anda, maka Anda bisa melakukan research market atau riset pasar. Misalnya, Anda memiliki usaha yang bergerakk di bidang produk kecantikan berupa perawatan kulit wajah. Nah, bidiklah customer yang sekiranya paling potensial untuk membeli produk Anda. Dari sinilah Anda bisa menyusun strategi yang paling tepat untuk bisa masuk dan mengenal selera customer dan menyesuaikannya dengan pemasaran yang Anda buat.

2. Buat Perencanaan yang Matang

Setelah memahami siapa yang menjadi target pasar Anda, maka selanjutnya adalah membuat perencanaan strategi marketing yang matang. Perencanaan ini meliputi apa saja yang harus Anda lakukan supaya proses pemasaran menjadi berhasil. Misalnya, media apa saja yang bisa Anda gunakan untuk menarik konsumen.

Perencanaan ini juga harus Anda buat serinci dan sedetail mungkin. Anda tidak bisa sembarangan dalam membuatnya karena rencana ini juga akan sangat menentukan kesuksesan promosi yang Anda jalankan. Nantinya, rencana ini akan menjadi pedoman terkait tahapan promosi yang Anda lakukan dari awal sampai akhir.

Tidak hanya itu, adanya rencana promosi yang rinci bisa membantu Anda untuk tetap fokus pada jalannya promosi. Selain itu, Anda juga bisa menjadikan rencana promosi ini sebagai bahan evaluasi berkala untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan promosi yang Anda lakukan.

Baca Juga: Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha untuk Kehidupan yang Lebih Mudah

3. Hitung Anggaran dengan Rinci

Cara menjadi marketing pemula selanjutnya adalah menghitung anggaran. Setiap kegiatan pemasaran pasti akan membutuhkan dana operasionalnya tersendiri. Nah, agar dana tersebut bisa Anda kelola dengan baik maka Anda juga harus membuat perincian anggaran pemasaran secara rinci.

Alokasi dana yang efektif akan menentukan keberhasilan promosi yang Anda lakukan, oleh karena itu bagian anggaran dana tidak boleh Anda sepelekan begitu saja. Anda bisa membuat pembukuan atau jurnal keuangan agar pencatatan keuangannya rapi dan rinci.

Bahkan saat ini sudah banyak sekali aplikasi atau software jurnal keuangan yang bisa membantu Anda dalam mengelola anggaran pemasaran tersebut. Catat semua anggaran yang masuk maupun keluar. Dengan cara itu Anda bisa mencegah adanya kebocoran dana yang tidak perlu dan justru bisa merugikan promosi Anda.

4. Maksimalkan Marketing Konvensional

Maksud dari marketing konvensional adalah strategi pemasaran yang masih menggunakan cara-cara lama, seperti pemasaran mulut ke mulut, membuat brosur, reklame, baliho, dan lain sebagainya. Meski saat ini sudah ada strategi digital marketing, namun marketing konvensional tetap sangat efektif untuk pemasaran produk asalkan Anda bisa memaksimalkannya.

Untuk itulah Anda harus menggunakan strategi marketing juga. Terutama bagi Anda yang memang usahanya berbasis usaha offline. Dengan menerapkan strategi ini, Anda bisa melakukan promosi dengan lebih hidup, kreatif, dan juga inovatif.

5. Rambah Sektor Digital Marketing

Selain marketing konvensional, agar pemasaran yang Anda lakukan menjadi lebih lengkap dan efektif, Anda bisa mengkombinasikannya dengan digital marketing. Pada dasarnya, strategi ini akan bertumpu pada media digital yang memang memiliki power luar biasa untuk menjangkau audiens yang luas saat ini. Nah, untuk itulah Anda bisa memanfaatkannya agar audiens yang tidak terjangkau dengan konvensional, bisa turut aware dengan kehadiran usaha Anda.

Ketika menjalankan strategi marketing ini, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Hal tersebut meliputi Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing (SMM), dan content marketing. SEO dan SMM akan bertumpu pada penggunaan dan optimasi website untuk mempromosikan produk maupun jasa yang Anda jual.

Sementara itu, untuk SMM dan content marketing akan bertumpu pada kehadiran media sosial. Media sosial yang bisa Anda gunakan juga sangat bermacam-macam. Mulai dari instagram, facebook, twitter, dan lain sebagainya. Apalagi di berbagai media sosial tersebut sudah terdapat fitur iklan berbayar seperti Facebook Ads, Instagram Ads, dan lain sebagainya.

Adanya fitur iklan berbayar ini bisa Anda manfaatkan untuk menjangkau lebih banyak lagi pelanggan. Memang harus ada biaya yang harus Anda keluarkan, namun tentunya hasil berupa jumlah pelanggan yang datang akan sepadan dengan uang yang Anda keluarkan. Dengan memadukan konvensional dan digital marketing, maka proses pemasaran bisa Anda lakukan dengan lebih efektif dan luas.

6. Jalin Hubungan yang Baik dengan Pelanggan

Cara menjadi marketing pemula yang efektif selanjutnya adalah menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan. Ingat, dalam usaha apapun pelanggan adalah raja. Oleh karena itulah Anda harus bisa menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan. Ciptakan kepuasan pelanggan yang baik dan maksimal atas layanan yang Anda berikan.

Berikan respon yang cepat terhadap semua kebutuhan pelanggan. Selain itu, jalinlah komunikasi dan interaksi yang baik dengan mereka.  Anda juga jangan pernah menutup diri dengan feedback berupa kritik maupun saran dari pelanggan. Sebab hal ini bisa menjadi bahan evaluasi yang akan sangat berguna untuk kemajuan usaha Anda nantinya.

7. Lakukan Evaluasi Berkala dan Tingkatkan Kualitas Produk

Cara menjadi marketing pemula yang terakhir adalah dengan senantiasa melakukan evaluasi berkala dan meningkatkan kualitas produk. Setelah menjalankan proses pemasaran, Anda harus melakukan evaluasi secara berkala. Tujuan dari adanya evaluasi ini adalah untuk melihat sejauh mana progress dari pemasaran yang Anda lakukan.

Jika memang evaluasi yang Anda lakukan menunjukkan hasil yang bagus, maka yang harus Anda lakukan adalah terus mempertahankan dan meningkatkan hal tersebut. Sebaliknya, jika hasil evaluasi masih buruk dan belum menunjukkan progress yang berarti, maka yang harus Anda lakukan adalah mencari titik permasalahan dari strategi marketing yang Anda lakukan.  Cari sumber masalahh yang membuat pemasaran Anda menjadi tidak efektif. Kemudian sebisa mungkin perbaiki hal tersebut.

Selain itu, Anda juga harus mengimbangi evaluasi ini dengan peningkatan produk atau jasa yang Anda tawarkan kepada para pelanggan. Pasalnya, tidak perduli seefektif apapun marketingnya, jika produk yang Anda jual tidak menarik dan bagus, maka semuanya akan sia-sia. Pelanggan tetap tidak akan merasa puas atas apa yang Anda jual. Untuk itulah Anda harus selalu mau berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.

Nah itulah beberapa cara menjadi marketing pemula yang bisa Anda praktekkan. Pada dasarnya, melakukan kegiatan pemasaran bukanlah hal yang sulit. Akan tetapi memang Anda harus memiliki banyak sekali strategi dan perencanaan yang tepat agar promosi bisa efektif. Dengan begitu, tujuan akhir berupa nilai penjualan yang meningkat dan usaha yang sukses bisa Anda raih. Semoga bermanfaat dan selamat menerapkan tips ini ya!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.