Harga Saham ADRO Terbaru dan Prospeknya Kedepan

  • Bagikan
harga saham adro

Bagi para investor, memahami pergerakan harga saham terbaru tentu menjadi sebuah keharusan. Salah satunya adalah harga saham ADRO yang menjadi salah satu saham bagus di Indonesia. Pergerakan saham ADRO terbilang menarik karena berada di sektor energi dan pertambangan yang notabenenya memiliki prospek bagus. Lalu, seperti apa pergerakan saham dari ADRO? Serta bagaimana peluang dan prospeknya kedepan? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini!

Sekilas Tentang PT. Adaro Energy

harga saham adro
(sumber gambar: marketnews.id)

Pernahkah Anda mendengar tentang PT. Adaro? Pada dasarnya, PT. Adaro Energy Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan khususnya batubara. Perusahaan ini terbilang sebagai penambangan batubara tunggal terbesar di bagian bumi selatan. Saking besarnya perusahaan ini, bahkan pada tahun 2011 lalu PT. Adaro Energy Tbk sempat berada pada peringkat ke 1.527 perusahaan publik terbesar yang ada di dunia. Tidak heran dengan reputasi dan skala usahanya yang besar, saham perusahaan ini menjadi sangat menarik untuk investor ikuti.

Pada tahun 2016, perusahaan Adaro juga memulai pembangunan PLTU batubara di Jawa Tengah yang memiliki kapasitas 2000 MW. Setelah penundaan yang cukup lama akibat masalah lahan, akhirnya pembangunan PLTU tersebut lanjut kembali dengan nilai investasi yang sangat besar. Nilai investasi tersebut mencapai nilai US $4.2 milyar.

Selain itu, atas skala pertambangan yang besar. perusahaan ini juga menjadi salah satu kontributor utama terhadap terjadinya perubahan iklim yang ada di dunia. Tercatat PT. Adaro Energy Tbk bertanggung jawab sebesar 0.13% dari adanya emisi rumah kaca secara global dari tahun 1988 sampai 2015. Atas dasar inilah keberadaan perusahaan Adaro terbilang sangat krusial terhadap industri batubara yang ada di Indonesia.

IPO Saham ADRO

Harga saham ADRO memang selalu menarik perhatian para investor. Sebab, siapa sih yang tidak ingin berinvestasi di sektor yang menjanjikan seperti pertambangan? Apalagi harga batubara dunia juga sedang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. PT. Adaro Energy Tbk sendiri memulai IPO nya pada tahun 2008. Tepatnya pada 16 Juli 2008, PT. Adaro Energy Tbk memulai IPOnya dengan nilai 12.25 triliun rupiah.

Bahkan, IPO dari perusahaan ini pernah tercatat sebagai IPO terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setidaknya selama 13 tahun rekor tersebut berhasil Adaro pertahankan. Tentunya akibat nilai IPO yang fantastis. Sampai akhirnya pada Agustus 2021 PT. Bukalapak.com Tbk mengambil alih raihan IPO terbesar di BEI dengan nilai mencapai 21.9 triliun rupiah.

Harga Saham ADRO dan Pergerakannya

harga saham adro
(sumber gambar: idx.co.id)

Pada hari ini, tanggal 20 Oktober 2021 harga saham ADRO menunjukkan penurunan sebesar 1.07% dari penutupan terakhir. Harga saham ADRO yaitu berada pada nilai Rp.1.855 per lembarnya. Kemudian dalam 5 hari terakhir, harga saham juga menunjukkan penurunan dengan presentase sebesar 1.59%. Jadi memang dalam minggu ini, pergerakan saham ADRO masih menunjukkan grafik yang merah.

Akan tetapi, jika Anda mengubah scope grafik pergerakan saham dengan rentang waktu yang lebih lama, maka grafik akan menunjukkan tren yang baik. Saham ADRO dalam kurun waktu 1 bulan terakhir bahkan menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dengan presentase 40.53% daripada bulan sebelumnya. Hal ini juga terlihat dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Dimana selama 6 bulan terakhir, harga saham ADRO mengalami tren yang positif dengan tren kenaikan sebesar 56.54%.

Dalam scope yang lebih besar, yaitu kurun waktu 1 tahun dan 5 tahun terakhir, saham ADRO juga menunjukkan tren yang positif. Dalam setahun terakhir, nilai saham ADRO mengalami kenaikan hingga 53,31%. Sementara dalam 5 tahun terakhir, kenaikan saham ini sebesar 23.67%. Adanya pandemi virus corona memang memberikan dampak penurunan harga saham di seluruh dunia.

Saham ADRO juga terkena dampak dari penurunan ini yaitu pada awal hingga pertengahan tahun 2020 harga saham ADRO berada pada tingkatan yang lemah. Akan tetapi, kinerja harga saham ini kemudian membaik dan terus meningkat sampai saat ini. Harga saham ADRO tertinggi pernah mencapai nilai Rp.2.470 pada Februari 2018.

Baca Juga: Simak Daftar Saham Blue Chip Paling Potensial dan Terupdate!

Prospek Saham ADRO Kedepan

Pada awal tahun 2021 sampai saat ini, harga batubara global terbilang terus meningkat. Hal ini membuat prospek perusahaan batubara juga terbilang baik, termasuk PT. Adaro Energy Tbk. Kenaikan harga batubara ini juga terbilang besar bahkan harganya sempat menyentuh level tertinggi, yaitu di harga US$ 143 per metrik ton.

Sayangnya, kinerja dari PT. Adaro Energy Tbk masih terbilang kurang mantap pada awal tahun 2021. Hal ini terwujud dari nilai laba perusahaan yang turun sebesar 7.8% dan laba bersih perusahaan yang turun 27%. Akan tetapi kinerja yang turun itu hanya bertahan pada awal 2021 saja.

Terbukti nilai saham ADRO bisa kembali stabil dan menunjukkan nilai yang positif. Hal ini tidak lain adalah akibat dari refleksi kinerja keuangan perusahaan yang membaik dan terdukung dengan tren kenaikan harga batubara yang semakin meroket. Pada analis saham juga memproyeksi bahwa akan ada pendapatan sebesar 10% oleh kinerja PT. Adaro Energy Tbk di tahun 2021 ini.

Tren Harga yang Melesat Pada September 2021

Pada bulan September 2021 lalu, harga saham ADRO sendiri sempat melesat cukup tinggi sebesar 15.23%. Kenaikan harga saham adalah akibat dari adanya pengumuman untuk buyback saham dari PT. Adaro Energy Tbk. Perusahaan Adaro memang memiliki rencana untuk melakukan buyback saham dengan nilai mencapai 4 triliun rupiah.

Rencana buyback ini akan berlangsung secara bertahap dalam periode 3 (tiga) bulan. Mulai dari bulan September sampai dengan Desember 2021. Lalu, apakah rencana ini akan memberikan keuntungan untuk investor? Maka jawabannya adalah iya. Hal ini sejalan dengan hasil analis ahli saham, misalnya dari analis MNC sekuritas yang mengungkapkan bahwa ada tekanan beli yang besar di perdagangan saham ADRO. Jumlah volume dari ADRO juga mencapai nilai 500 juta saham.

Apabila hal ini dilihat dari sisi teknikal, maka bisa menjadi indikasi adanya lanjutan tren yang baik dari saham ADRO itu sendiri. Selain itu, kinerja yang baik dari PT. Adaro Energy Tbk juga terbantu dengan sentimen positif di industri batubara global yang semakin baik setiap bulannya. Segi fundamental perusahaan Adaro juga tercatat cukup baik dengan berhasil membukukan laba bersih senilai US$ 169,96 juta dan meningkat sebesar 9.58%.

Lalu, apakah saham ADRO layak dibeli dalam jangka panjang?

Berbagai analis prediksi harga saham yang ada di Indonesia masih meyakini bahwa harga saham ADRO bisa akan tetap naik untuk jangka panjang. Sehingga investor tetap bisa melakukan investasi di saham ini. Akan tetapi tetap ada batas target teoritis saham ADRO yang harus investor perhatikan. Target teoritis saham ADRO berada di nilai Rp.2.200 dan batas resiko berada pada harga Rp. 1.650.

Pahami Profil Resiko Keuangan dan Lakukan Diversifikasi Saham

Meski saham ADRO tetap memiliki prospek yang baik, namun investor tetap harus berhati-hati dalam menentukan saham untuk berinvestasi. Selalu pastikan untuk berinvestasi sesuai denan profil resiko keuangan Anda. Setiap investor pasti memiliki profil resiko keuangannya tersendiri. Nah, inilah yang harus Anda ikuti agar bisa melihat sejauh mana tingkat toleransi Anda terhadap resiko investasi yang Anda lakukan.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan diversifikasi saham agar bisa meminimalisir tingkat resiko investasi. Diversifikasi adalah kegiatan untuk berinvestasi tidak hanya pada 1 (satu) sektor saham saja. Tujuannya agar ketika sektor tersebut sedang lesu atau mengalami penurunan, portofolio saham Anda masih aman. Contohnya saat Anda ingin berinvestasi di sektor saham pertambangan saja. Nah, jangan melakukan hal itu dan investasikan juga modal Anda ke sektor yang lain.

Anda bisa berinvestasi ke sektor lain seperti kesehatan, perbankan, transportasi, dan lain sebagainya. Sebab nantinya jika sektor pertambangan sedang lesu dan mengalami penurunan, maka portofolio Anda tidak serta merta merah semua. Masih ada sektor lain yang lebih stabil seperti sektor perbankan, kesehatan, maupun sektor lainnya. Kegiatan diversifikasi seperti ini yang bisa Anda ambil agar resiko investasi bisa lebih Anda minimalisir.

Nah itulah informasi tentang harga saham ADRO yang harus Anda pahami. Dari informasi ini, saham ADRO masih menjadi salah satu saham di sektor pertambangan yang bisa Anda pilih. Anda bisa menganalisis lagi saham ADRO ini dan sesuaikan dulu dengan tujuan investasi dan profil resiko keuangan Anda. Jika sesuai, maka Anda bisa mengambilnya untuk investasi jangka panjang yang menjanjikan!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.