Rekomendasi Investasi dan Update Pergerakan Harga Saham KLBF

  • Bagikan
harga saham KLBF

Salah satu jenis saham yang sangat menjanjikan di sektor kesehatan adalah saham KLBF. Saham ini merupakan milik emiten PT. Kalbe Farma. Karena memiliki reputasi yang baik, tidak heran jika harga saham KLBF selalu menarik perhatian para investor. Nah, jika Anda berniat untuk berinvestasi di saham ini, berikut rekomendasi dan pergerakan saham KLBF yang bisa Anda jadikan referensi.

Profil Kalbe Farma

Sebelum masuk ke saham KLBF, Anda juga harus memahami sedikit tentang latar belakang Kalbe Farma lebih dulu. PT. Kalbe Farma Tbk adalah sebuah perusahaan besar di Indonesia yang berfokus pada produk farmasi. Mulai dari suplemen, nutrisi, hingga layanan kesehatan. Ada banyak sekali bahan farmasi yang perusahaan ini produksi dan sesuai dengan motto mereka yaitu, “Mengabdikan Ilmu untuk Kesehatan dan Kesejahteraan”.

Perusahaan Kalbe Farma berdiri pada 10 September 1966. Pada awalnya, perusahaan ini bermula dari usaha obat sederhana yang beroperasi di sebuah garasi rumah. Dari sebuah garasi, Kalbe Farma jelas jauh berkembang pesat hingga saat ini sebagai salah satu perusahaan farmasi terbaik di Indonesia.

Terdapat 4 (empat) divisi usaha yang Kalbe Farma miliki. Mulai dari divisi obat resep, divisi produk kesehatan, divisi nutrisi, dan divisi distribusi dan logistik. Dari keempat divisi tersebut, kontribusi terbesar untuk perusahaan berasal dari divisi nutrisi dan distribusi dan logistik. Secara komprehensif, 4 divisi dalam Kalbe Farma bergerak dengan baik dan menjangkau lebihh dari 1 juta outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

Saat ini, Kalbe Farma sudah memiliki lebih dari 17.000 karyawan di seluruh Indonesia. Bahkan, tidak hanya terbesar di Indonesia, perusahaan ini juga menjadi perusahaan produk kesehatan publik paling besar di Asia Tenggara. Kalbe Farma juga sudah menjangkau daerah negara-negara ASEAN, Afrika Selatan, dan juga Nigeria.

Harga Saham KLBF

harga saham KLBF
(sumber gambar: idx.co.id)

Atas kinerjanya yang sangat baik dan berhasil menjadi perusahaan farmasi terdepan di Indonesia, PT. Kalbe Farma Tbk, juga akhirnya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). IPO pertama dari perusahaan ini pada tanggal 30 Juli 1991. Kode saham dari Kalbe Farma adalah KLBF.

Harga saham KLBF saat in per 25 Oktober 2021 adalah sebesar Rp. 1465 per lembar sahamnya. Berdasarkan grafik harga saham, maka terjadi kenaikan kepada KLBF sebesar 0,69% dari penutupan terakhir. Dalam kurun waktu 1 bulan, harga saham KLBF juga menunjukkan tren yang cukup positif. Dimana dalam 1 bulan ini, harga saham KLBF mengalami peningkatan sebesar 4,64%.

Akan tetapi, secara keseluruhan sejak awal tahun harga saham KLBF menunjukkan tren yang kurang baik. Dimana saham KLBF mengalami penurunan sekitar 0.68%. Dalam kurun waktu yang lebih lama yaitu 5 tahun, tren harga saham KLBF juga menunjukkan portofolio yang merah. Harga saham sangat fluktuatif dan nilai saham terendah terjadi pada 20 Maret 2020 dimana harga saham KLBF turun hingga Rp. 980 per lembarnya.

Penurunan harga yang cukup signifikan ini mungkin berasal dari adanya pandemi virus corona pada awal 2020 yang memukul harga saham dunia menjadi turun. Meski begitu, Kalbe Farma berhasil memperbaiki kinerja mereka dan mencataatkan kinerja yang baik hingga awal 2021 ini. Bahkan Kalbe Farma berhasil mencapai penjualan bersih sekitar 6.01 trilliun pada 3 bulan pertama di 2021.

Baca Juga: Harga Saham ADRO Terbaru dan Prospeknya Kedepan

Rekomendasi Investasi Kalbe Farma

Meski sempat mengalami penurunan pada tahun 2020, namun secara perlahan tapi pasti KLBF perlahan bangkit dan memperaiki kinerja. Adanya kenaikan dan tren positif ini membuat kinerja saham KLBF masih terbilang solid. Ada beberapa strategi bisnis Kalbe Farma yang membuat kinerja saham membaik. Diantaranya adalah:

1. Efisiensi Biaya Operasional

Pemulihan daya beli masyarakat di Indonesia memang berlangsung secara bertahap. Meski masih belum pulih 100% namun daya beli masyarakat sudah menunjukkan kenaikan yang baik. Selain itu, adanya pendapatan laba yang bagus juga merupakan akibat dari efisiensi biaya operasional perusahaan Kalbe Farma. PT. Kalbe Farma juga menetapkan target laba bersih yang tergolong konservatif. Target pendapatan tersebut berkisar antara 5 sampai 6%.

2. Adanya Peluncuran Alat Diagnostik COVID-19

Harga saham KLBF juga memiliki proyeksi yang baik seiring adanya strategi peluncuran alat diagnostik COVID-19. Alat ini menggunakan basis air liur dan memiliki harga Rp. 488.000 per unitnya. Pihak Kalbe Farma yakin bahwa produk ini masih akan masyarakat minati karena masih khawatir akan adanya gelombang pandemi kedua dan juga perjuangan melawan pandemi yang belum selesai.

3. Kerjasama dengan Pihak Asing

Strategis bisnis lain dari Kalbe Farma yang solid selanjutnya adalah adanya kerjasama dengan perusahaan lain. Tepatnya anak perusahan Kalbe Farma yaitu Kalbe Genexine Biologics (KGBio) yang bekerjasama dengan Genexine Korea Selatan. Kedua pihak menandatangani perjanjian lisensi untuk mengembangkan dan mengkomersilkan obat imun onkologi GX-17. Dimana sampai saat ini, obat ini masih berada pada tahap uji klinis tahap kedua.

4. Vaksin

Anak perusahaan Kalbe Farma lain yaitu Enseval Putra Megatrading (EPMT) mendapatkan perintah untuk mendistribusikan vaksin COVI-19. Distribusi ini menyasar 7 provinsi di Indonesia yang sebagian besar adalah Sumatra dan juga Kalimantan. Tidak hanya itu, vaksin KLBF GX-19 juga sudah memasuki uji klinis tahap kedua.

Dengan 4 (empat) strategi bisnis itu, tidak heran jika banyak sekali para analis saham yang memproyeksikan saham KLBF masih layak dan menarik bagi investor. Kombinasi dari strategi bisnis yang solid dan adanya arus kas operasi yang lancar dan kuat, membuat KLBF masih akan memiliki tren yang positif. Rekomendasi untuk beli saham KLBF adalah saat target harga Rp. 1750 per sahamnya.

Kiat Agar Investasi Saham Menguntungkan dan Aman

harga saham KLBF
(sumber gambar: investorjunkie.com)

Meski memiliki rekomendasi yang baik, bagi Anda yang tertarik pada saham KLBF tetap harus mempertimbangkan banyak hal sebelum berinvestasi. Tujuannya agar investasi yang Anda lakukan bisa berjalan aman dan lancar. Setidaknya, ada 4 kiat investasi yang bisa Anda lakukan:

1. Pantau Kinerja Saham Secara Periodik

Meskipun tujuan investasi Anda adalah untuk jangka panjang, Anda harus tetap melakukan pengawasan terhadap kinerja saham secara periodik. Tujuannya adalah untuk melihat apakah kinerja saham yang Anda miliki baik atau justru sedang turun. Sebab hal ini bisa menjadi dasar keputusan investasi yang akan Anda ambil.

Anda bisa membandingkan harga saham dari waktu ke waktu. Yang termudah adalah harga saham saat ini dengan harga saham ketika Anda membelinya. Selain itu, Anda juga bisa melakukan perbandingan harga saham dengan harga acuan pasar atau IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).  Evaluasi dan perhatikan secara seksama bagaimana pergerakan saham setelah Anda membelinya.

2. Lakukan Diversifikasi Saham

Kiat lain yang bisa membantu Anda untuk berinvestasi dengan aman dan cuan adalah dengan melakukan diversifikasi saham. Maksud diversifikasi adalah upaya untuk menyusun portofolio saham dengan cara menempatkan modal tidak hanya pada satu sektor saja. Tujuannya agar mendapatkan imbal hasil yang seimbang.

Contohnya Anda ingin berinvestasi di saham KLBF, maka jika Anda masih memiliki modal lain, jangan berinvestasi lagi di saham yang berada 1 sektor dengan KLBF yaitu sektor kesehatan. Carilah saham lain yang memiliki prospek yang baik di sektor lain. Misalnya saham sektor pertambangan atau sektor perbankan. Dengan cara ini, ketika sektor kesehatan sedang lesu, Anda bisa mengandalkan sektor perbankan. Hasilnya, portofolio Anda tidakk akan langsung anjlok atau merah dalam waktu yang bersamaan.

3. Alokasi Dana Secara Konsisten

Kiat yang terakhir adalah mengalokasikan dana secara konsisten. Anda bisa mengalokasikan 10% sampai 30% dari pendapatan untuk berinvestasi. Tidak perlu langsung banyak, dan sampai mengganggu kondisi keuangan Anda. Gunakan uang dingin atau uang yang tidak mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan.

Intinya, yang terpenting adalah alokasi ini Anda lakukan secara konsisten. Dengan cara ini, Anda bisa membentuk habit atau kebiasaan investasi yang baik dan akan sangat berguna di masa depan, terutama untuk pemula. Hasilnya, investasi yang Anda lakukan juga menjadi semakin besar jumlahnya.

Nah itulah informasi mengenai harga saham KLBF dan rekomendasinya untuk Anda. Dari informasi ini, bisa Anda tahu bahwa meski memiliki fluktuasi yang cukup tinggi, akan tetapi saham KLBF tetap memiliki prospek yang menarik untuk Anda pilih. Anda juga bisa menerapkan kiat investasi yang sudah kami jelaskan supaya investasi Anda bisa berjalan dengan lebih lancar dan untung. Semoga bermanfaat ya!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.