Daftar Investasi yang Menguntungkan, Layak Anda Coba!

  • Bagikan
investasi yang menguntungkan

Kesadaran masyarakat untuk mengalokasikan keuangan mereka dengan berinvestasi memang semakin meningkat. Apalagi dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, investasi bisa Anda lakukan dengan mudah dan cepat bahkan hanya bisa melalui smartphone saja. Dimanapun dan kapanpun, investasi bisa Anda lakukan. Perlu Anda ketahui pula bahwa ada banyak investasi yang menguntungkan untuk Anda pilih. Apa saja? Let’s check this out! 

10 Daftar Investasi yang Menguntungkan 

Investasi adalah kegiatan untuk mengelola keuangan dengan cara mengakumulasikan modal atau keuangan yang Anda miliki untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Investasi ini juga bisa bertujuan untuk mempertahankan nilai keuangan atau benda. Misalnya, Anda membeli sebuah saham di tahun 2019 dengan harga Rp. 1.000.000, di tahun 2025 Anda menjualnya dengan harga Rp. 5.000.000. 

Dari proses penjualan itu, bisa Anda lihat bahwa harga saham yang semula hanya 1 juta rupiah, bisa menjadi 5 juta rupiah saat Anda jual enam tahun setelahnya. Inilah maksud kegiatan investasi itu. Selama ini mungkin saham adalah instrumen investasi yang paling populer, namun perlu Anda tahu bahwa sebenarnya masih banyak instrumen investasi yang menguntungkan lainnya. Diantaranya adalah: 

1. Emas 

investasi yang menguntungkan
(sumber gambar: blog.e-mas.com)

Investasi emas bisa menjadi pilihan tepat sebagai investasi hingga saat ini. Sebagai instrumen investasi, emas terbilang mudah untuk Anda jadikan uang atau jual, sehingga sangat fleksibel. Berinvestasi pada instrumen emas juga lebih tahan terhadap inflasi dan harganya cenderung stabil terhadap perubahan ekonomi. Terbukti di masa pandemi saat ini, beberapa instrumen investasi mengalami anjlok nilai yang cukup besar. 

Hal ini justru tidak terjadi pada emas. Harga emas cenderung stabil bahkan naik pada beberapa bulan. Tidak mengherankan jika di tahun 2020 lalu, raja investasi yang menguntungkan adalah emas sebagai pemenangnya. Meski begitu, bukan berarti investasi ini tidak memiliki sisi buruk atau resikonya. 

Beberapa resiko dari investasi emas adalah bentuk fisik yang kurang praktis, membutuhkan keamanan ekstra, dan keuntungan dari investasi emas yang baru bisa Anda nikmati dalam jangka waktu yang cukup panjang. 

2. Reksadana 

Instrumen investasi yang menguntungkan selanjutnya adalah reksadana. Pamor dari reksadana memang semakin naik belakangan ini. Hal ini karena semakin banyak platform investasi reksadana yang bisa Anda pilih. Berinvestasi di reksadana juga sangat sesuai bagi Anda yang masih pemula dalam dunia investasi. Sebab, investasi ini akan menggunakan kemampuan dari manajer investasi. 

Manajer investasi inilah yang akan mengelola modal yang Anda tanamkan pada reksadana yang Anda pilih. Anda hanya tinggal menunggu return dari modal yang sudah Anda tanam tersebut. Beberapa jenis reksadana yang Anda pilih adalah reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, reksadana pasar uang, dan reksadana saham. Anda bisa memilih jenis reksadana mana yang sekiranya memang paling menguntungkan dan sesuai dengan profil risiko Anda. 

3. Saham 

Daftar selanjutnya adalah saham. Popularitas saham memang sangat kuat dalam dunia investasi.Hal ini tidak mengherankan, karena memang saham memiliki potensi yang besar untuk memberikan keuntungan bagi para pelakunya. Saat berinvestasi pada instrumen saham, artinya Anda memiliki klaim dan hak terhadap perusahaan yang Anda investasikan tersebut. Saham itulah yang menjadi bukti legal akan kepemilikan Anda. 

Jika Anda ingin melakukan investasi dalam jangka waktu yang panjang, maka saham bisa menjadi pilihan yang tepat. Keuntungan dari investasi ini berasal dari dividen (pembagian laba dari perusahaan) dan capital gain (selisih harga beli dan harga saat menjual saham). Namun, saham juga memiliki resiko yang tidak bisa Anda sepelekan seperti risiko likuiditas, dan capital loss. 

4. Properti 

Investasi yang menguntungkan selanjutnya adalah properti. Properti ini meliputi perumahan, tanah, apartemen, atau bangunan lainnya. Instrumen yang satu ini memang sangat menjanjikan sebagai investasi jangka panjang. Pasalnya, harga properti memang cenderung stabil dan meningkat dari tahun ke tahun. Meski kondisi ekonomi di suatu negara sedang lemah, namun harga properti tetap akan sangat menjanjikan. 

Ketahanan properti pada inflasi juga membuatnya sangat layak untuk Anda pilih sebagai instrumen investasi. Sayangnya, memang modal yang Anda butuhkan untuk berinvestasi dibidang properti tidaklah murah. Mulai dari puluhan sampai ratusan juta rupiah. 

5. Obligasi 

Selanjutnya, Anda bisa mempertimbangkan obligasi untuk berinvestasi. Melansir dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi adalah surat utang yang bisa menjadi instrumen untuk investasi dan diperjualbelikan pada pasar Bursa Efek Indonesia. Beberapa jenis obligasi yang bisa Anda pilih adalah Surat Berharga Negara (SBN), Sukuk, Obligasi Korporasi, dan Efek Beragun Aset (EBA). 

Keuntungan dari obligasi adalah resikonya yang relatif lebih rendah daripada instrumen investasi yang lain seperti saham. Selain itu, capital gain juga bisa Anda peroleh dari hasil penjualan obligasi di pasar bursa. Sedangkan risiko dari obligasi adalah jatuh temponya. 

Baca Juga: Inilah Investasi Jangka Panjang dan Berbagai Keuntungannya

6. Deposito 

investasi yang menguntungkan
(sumber gambar: blog.99.co)

Produk dari bank yang bisa Anda pilih untuk investasi adalah deposito. Banyak bank di Indonesia yang menawarkan produk deposito untuk para nasabahnya dengan return yang berbeda-beda. Karena merupakan produk bank, keamanan dari deposito memang cenderung lebih baik. Jangka waktu dari deposito ini juga beraneka macam, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, atau 2 tahun. 

Sayangnya, meski aman return yang Anda dapatkan dari deposito memang tidak sebesar reksadana atau instrumen investasi lainnya. Selain itu, Anda juga bisa terkena sanksi atau penalti apabila mengambil uang sebelum masa waktu yang sudah bank tetapkan. Jadi, Anda memang harus mantap sebelum berinvestasi di obligasi agar tidak terkena penalti atau sanksi. 

7. Peer to Peer Lending (P2P Lending)

Investasi yang menguntungkan selanjutnya adalah P2P lending. Pada prinsipnya, investasi ini akan mempertemukan pihak pemberi pinjaman atau lender dengan pihak yang membutuhkan pinjaman borrower. Jika Anda berinvestasi di P2P lending, maka peran Anda adalah sebagai penyedia modal atau lender. 

Jenis investasi ini sering masyarakat pilih sebagai investasi jangka pendek dengan keuntungan yang besar. Namun, Anda juga perlu berhati-hati karena memang resiko dari investasi ini juga tergolong besar. Jadi, pastikan memilih fintech yang menyediakan P2P Lending yang legal dan memang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) supaya proses investasi aman. 

8. Exchange Traded Fund (ETF)

Instrumen yang bisa Anda pilih selanjutnya adalah exchange traded fund atau ETF. Ini adalah salah satu instrumen di pasar saham yang layak Anda pertimbangkan. Isi dari ETF ini adalah berupa indeks yang terdaftar seperti IDX30 atau LQ45. Jenis investasi ini sudah terbukti bisa memberikan performa dan laju yang baik daripada berbagai instrumen lainnya. Tidak heran jika banyak investor yang berpengalaman sudah mulai ramai untuk berinvestasi di ETF ini. 

9. Tabungan Berjangka 

Investasi yang menguntungkan lainnya adalah tabungan berjangka. Selain deposito, ini adalah produk investasi dari bank yang bisa Anda pertimbangkan, terutama untuk para pemula. Jenis tabungan ini memang menawarkan bunga yang lebih besar daripada jenis tabungan biasa. Rata-rata keuntungannya bisa 3-4% per tahunnya. 

Selain itu, tabungan berjangka juga lebih aman untuk Anda gunakan khususnya bagi para pemula karena memang merupakan produk dari Bank serta minim resiko. Sayangnya, memang keuntungan dari tabungan berjangka ini tidak sebanyak instrumen lain seperti obligasi, saham, deposito, dan lain sebagainya. 

Maka dari itulah, mengapa tabungan berjangka ini cocok untuk Anda yang memang baru pemula di dunia investasi dan masih belajar untuk menginvestasikan keuangan di produk yang aman dan minim resiko. Jangka waktu dari tabungan ini bisa mulai dari 3 bulan, 6 bulan, dan seterusnya tergantung pada kebijakan masing-masing bank. 

10. Forex

Investasi yang menguntungkan terakhir adalah forex. Basis dari investasi ini adalah mata uang asing. Nantinya, mata uang asing ini akan Anda perdagangkan  sesuai dengan harga pasar yang sedang terjadi saat itu. Tidak heran jika investasi ini bisa Anda sebut sebagai istilah trading. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari forex memang terbilang besar dan bisa Anda dapatkan dalam waktu singkat. 

Namun kemudahan itu, tentu seiring dengan resikonya yang juga besar. Salah satu resikonya adalah fluktuasi harga yang sangat tinggi, bisa naik dalam waktu cepat, namun juga bisa anjlok dengan cepat juga. Jadi, pastikan memang Anda sudah ahli dalam bidang forex sebelum benar-benar terjun ke investasi ini. 

Itulah berbagai investasi yang menguntungkan dan layak Anda pertimbangkan. Investasi pada dasarnya adalah kegiatan untuk kebebasan finansial di masa mendatang. Jadi, jangan ragu untuk berinvestasi ya! 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.