Pengertian dan Rekomendasi Long Tail Keyword Tool Terbaik

  • Bagikan
long-tail-keyword-tool

Jika Anda merupakan salah satu pelaku di dunia bloggingtentu persoalan keyword bukanlah hal yang baru. Secara garis besar, terdapat 2 (dua) jenis keyword yaitu short tail dan long tail. Dari segi SEO, long tail keyword memiliki peran yang cukup krusial untuk meningkatkan traffic pengunjung website Anda. Lalu, sebenarnya apa pengertian, bagaimana cara mencari, serta apa saja long tail keyword tool itu?

Pengertian Long Tail Keyword

long-tail-keyword-tool
(sumber gambar: google.com)

Sebelum membahas apa saja long tail keyword tool yang bisa digunakan, Anda harus memahami lebih jauh soal keyword yang satu ini. Pada dasarnya, long tail keyword merupakan kata kunci panjang yang spesifik dan memiliki volume pencarian yang kecil. Hal ini membuat tingkat persaingan ketika menggunakan keyword semacam ini menjadi rendah.

Akan tetapi, keyword ini tidak selalu panjang. Banyak orang menyira jika long tail keyword itu pasti selalu panjang yaitu terdiri dari tiga kata atau lebih. Namun perlu Anda pahami bahwa hal ini tidak selalu benar ya. Bisa saja LTK hanya terdiri dari 2 kata saja asalkan memang spesifik dan tingkat volume persaingannya rendah.

Perbedaan paling mencolok antara keyword ini dengan short tail keyword adalah tingkat sasarannya. Long tail akan lebih tepat sasaran dan memegang kata kunci dengan sangat spesifik. Besar kemungkinan jika kata kunci tersebut memang benar-benar banyak orang cari, bukan hanya pencarian yang sifatnya umum. Seperti apa contohnya?

Misalnya Anda memasukkan kata kunci “laptop Lenovo” di mesin pencari. Tentu yang muncul akan segala informasi yang berkaitan dengan laptop merk Lenovo. Hasil yang muncul juga akan sangat luas, mencakup produk, penjualan produk, berita, hingga berbagai artikel yang terkait dengan laptop Lenovo.

Coba bandingkan ketika Anda memasukkan kata kunci “Laptop Lenovo Ideapad 320 vs laptop ASUS”. Tentu hasil pencarian dari keyword ini akan jauh berbeda dan isinya memang sudah spesifik. Nah, keyword yang spesifik seperti inilah yang bernama long tail keyword. 

Mengapa Harus Menggunakan Long Tail Keyword? 

Wajar jika sebagian orang bertanya mengapa harus menggunakan keyword semacam ini. Sebab memang sifatnya cenderung sangat spesifik dan panjang. Inilah beberapa alasan mengapa Anda harus menggunakan LTK:

1. Bisa Mendongkrak Traffic yang Tinggi

Alasan pertama mengapa Anda harus menggunakan LTK adalah kemampuannya untuk mendatangkan pengunjung. Pasalnya, ketika menggunakan LTK Anda tidak menargetkan satu kunci utama saja pada topik tersebut. Anda akan melibatkan beberapa kata kunci sekaligus.

Hasilnya, website yang Anda miliki akan muncul pada berbagai pencarian yang terkait dengan LTK yang sudah ditargetkan. Dengan alasan ini, tidak heran jika banyak sekali pemilik website yang kemudian menggabungkan keyword short tail dengan long taill agar bisa memperoleh hasil kunjungan yang tinggi dan stabil.

2. Bisa Meningkatkan Conversion Rate 

Tidak hanya bisa mendatangkan pengunjung, penggunaan LTK juga bisa meningkatkan tingkat konversi. Conversion rate adalah potensi pembelian dari pengunjung pada produk yang Anda tawarkan. Seperti yang sudah kami singgung pada bagian sebelumnya, LTK memiliki sifat kata kunci yang sangat spesifik. Jadi jika ada pengguna yang mencari kata kunci tersebut, maka besar kemungkinan bahwa ia siap untuk melakukan pembelian.

3. Tingkat Persaingan yang Rendah

Salah satu keunggulan dari long tail keyword adalah tingkat persaingannya yang tergolong rendah. Dengan persaingan yang rendah, maka semakin besar peluang bagi website Anda untuk mendapatkan ranking yang tinggi di mesin pencarian Google. Dari situ pula akan semakin besar jumlah traffic yang bisa Anda dapatkan.

Baca Juga: Jenis Bisnis Konstruksi dan Properti Serta Tips Memulainya

8 Long Tail Keyword Tool Terbaik

long-tail-keyword-tool
(sumber gambar: neilpatel.com)

Dalam proses mencari rekomendasi LTK untuk website, ada beberapa alat yang bisa Anda manfaatkan. Adanya berbagai alat ini akan memudahkan pencarian kata kunci tersebut. Inilah beberapa rekomendasi yang bisa Anda pakai:

1. SEMRush

Long tail keyword tool yang pertama adalah SEMRush. Menggunakan alat ini Anda bisa melihat berbagai keyword organik yang berasal dari website lain. Terutama yang memiliki topik yang sama dengan website milik Anda sendiri.

Menggunakan SEMRush jelas akan sangat menghemat waktu dan memudahkan pekerjaan, sebab website yang besar dan populer umumnya pasti sudah melakukan proses risetnya sendiri. Dengan melihat milik mereka, Anda bisa mencari informasi apa saja LTK yang sekiranya ramai pengguna cari.

2. Answer the Public

Alat kedua yang bisa Anda manfaatkan untuk mencari LTK adalah Answer the Public. Banyak pemilik website yang menggunakan alat ini karena kemudahan penggunaannya. Anda hanya cukup memasukkan kata kunci short tail terlebih dahulu. Setelah itu Answer the Public akan menampilkan deretan kata kunci yang berbentuk pertanyaan spesifik 5W + 1H.

Deretan pertanyaan tersebut yang nantinya bisa Anda gunakan sebagai keyword long tail. Sayangnya, alat yang satu ini belum tersedia dalam versi Bahasa Indonesia, dan masih berbahasa Inggris. Meski begitu, penggunaan tool ini tetap sangat direkomendasikan.

3. Ubersuggest

Long tail keyword tool selanjutnya adalah Ubersuggest yang tentu sudah sangat familiar bagi para pemilik website. Banyak yang menyukai alat ini karena kemudahan penggunaan dan juga tidak membutuhkan keahlian khusus dalam menemukan kata kuncii yang pas. Menggunakan Ubersuggest Anda juga bisa menggali banyak kata sekaligus.

4. Soovle

Daftar alat selanjutnya yang bisa Anda pakai adalah Soolve. Ini merupakan sebuah alat gratis yang mampu mengumpulkan hasil pencarian keyword dari berbagai mesin pencarian. Mulai dari Yahoo, Google, Amazon, Bing, Answers.com, hingga Wikipedia. Hal ini membuat Anda bisa menemukan banyak kata kunci yang sulit Anda cari ketika menggunakan alat pencari keyword lainnya yang seringkali hanya berfokus pada Google.

Langkah penggunaan alat ini juga sangat mudah. Anda cukup mengunjungi websitenya dan kemudian masukkan kata kunci yang terdiri dari 1 kata pada kotak pencarian. Setelah itu nantinya akan muncul banyak deretan kata kunci lain yang bisa Anda pakai sebagai bahan untuk menyusun keyword long tail. 

5. Google Analytics atau Google Webmasteer Tool

Long tail keyword tool selanjutnya yang bisa Anda gunakan adalah Google Analytics maupun Webmaster Tools. Jika website yang Anda punya sudah memiliki jumlah pengunjung stabil maka akan ada banyak keyword long tail yang akan masuk ke website Anda.

Untuk memperolehnya, Anda bisa menuju laman Google Webmaster Tools atau Google Analytics. Setelah itu silahkan klik opsi Search Traffic > Search Queries. Kemudian Anda akan melihat deretan kata kunci yang tersembunyi dalam website dan bisa dipakai.

6. Kotak “Orang Juga Bertanya…”

Ketika mencari suatu keyword di Google, maka Anda akan menjumpai sebuah bagian bertuliskan “Orang juga bertanya…” dan terdapat beberapa pertanyaan dibagian bawahnya. Nah, meski terlihat sepele namun justru ini bisa menjadi sarana untuk mendapatkan kata kunci long tail yang mudah dan murah meriah.

Jadi jika sedang mencari suatu keyword jangan abaikan adanya berbagai kata kunci yang ada di daftar ini. Sebaliknya, manfaatkan hasil pencarian ini sebagai bahan untuk membuat berbagai artikel yang mengandung kata kunci tersebut.

7. Google Autocomplete

Ketika Anda sedang mengetikkan suatu keyword maka, akan muncul sugesti atau saran kata selanjutnya bukan? Nah, deretan saran dan sugesti ini bisa menjadi bahan bagi Ada untuk membuat long tail keyword. 

8. Forum dan Berbagai Komunitas

Selain menggunakan beberapa alat tersebut, adanya forum dan berbagai komunitas juga bisa menjadi sumber pencarian keyword long tail. Hal ini bisa Anda peroleh dengan memperhatikan percakapan para anggota di berbagai komunitas dan juga forum tersebut.

Sebab pada dasarnya, forum dan komunitas akan senantiasa membicarakan hal yang sedang trendy atau menjadi fenomena. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan media sosial yang memiliki frekuensi percakapan yang tinggi seperti Facebook dan Twitter. Dari kedua media sosial ini, Anda bisa melihat apa saja yang sedang menjadi perbincangan banyak orang. Dari situlah Anda bisa menyusun keyword long tail yang sekiranya banyak dicari.

Nah itulah informasi mengenai pengertian, alasan menggunakan, serta beberapa long tail keyword tool yang bisa Anda gunakan. Pada dasarnya, membangun sebuah website yang memiliki traffic tinggi bukanlah hal yang mudah. Butuh usaha dan berbagai cara supaya bisa mendatangkan pengunjung. Menggunakan keyword long tail jelas bisa menjadi alternatif supaya website Anda senantiasa ramai dan dicari. Jadi, pastikan Anda menerapkan penggunaan keyword ini pada website yang Anda punya ya!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.