Investor Wajib Tau! 7 Tips Memilih Situs Saham Online Terpercaya

  • Bagikan

Situs saham online terpercaya – Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini saham merupakan salah satu alat instrumen investasi yang begitu populer dan di minati oleh masyarakat. Alasannya yakni karena mampu memberikan return atau pengembalian yang terbilang tinggi.

Aktifitas jual beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang dilakukan dengan cara otomatis, yakni melalui pemanfaatan suatu sistem jaringan komputer yang terhubung antara satu dengan lainnya.

Perusahaan sekuritas ialah merupakan kegiatan suatu kegiatan usaha yang melakukan jual beli saham, reksa dana,  obligasi, hingga memberikan jaminan berupa emisi efek yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa perusahaan sekuritas merupakan suatu perantara, broker atau saham antara investor dan perusahaan yang menyelenggarakan pasar saham, dalam hal ini yang di maksudkan ialah Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ilustrasi (Sumber : beritasatu.com)
Ilustrasi (Sumber : beritasatu.com)

Oleh sebab itu, para investor harus memiliki sebuah rekening saham yang dapat di peroleh di perusahaan sekuritas. Rekening saham atau efek tersebut nantinya akan menyimpan berbagai portofolio saham sekaligus dana yang Anda miliki. Pembuatan rekening efek tidaklah berbeda jauh dengan pembuatan rekening tabungan.

Namun, ternyata cukup banyak masyarakat yang gagal ketika hendak berinvestasi di karena memiliki pengetahuan yang belum cukup mengenai pasar modal dan akhirnya menjadi keliru serta asal membeli saham. Padahal, pengetahuan mengenai cara memilih saham merupakan suatu hal yang penting bagi investor.

Agar lebih paham, berikut kami bagikan 7 tips memilih situs saham online terpercaya yang bisa anda gunakan untuk memulai berinvestasi. Apa saja? Yuk di simak!

Cari Situs yang Memiliki Reputasi Bagus

Yang pertama kali wajib anda ketahui ketika hendak membuka rekening sama tau efek ialah dengan memastikan situs yang Anda pilih untuk jual beli saham tersebut  terpercaya dan mempunyai reputasi baik. Inilah alasan mengapa Anda tak asal-asalan dalam memilih suatu saham.

Perusahaan sekuritas yang sudah terpercaya dan memiliki banyak pengalaman dalam mengelola saham umumnya mempunyai penilaian yang baik dan positif dari para investor yang menanamkan modalnya di sana. Apabila ternyata situs yang Anda pilih memiliki reputasi yang buruk bagi anggotanya, sebaiknya Anda jangan coba-coba untuk mendaftar pada situs itu.

Memiliki Layanan dan Fasilitas yang Lengkap

Sebenarnya cukup mudah bagi Anda untuk mendapatkan informasi mengenai apakah perusahaan yang Anda pilih merupakan  perusahaan sekuritas yang bisa dipercaya atau tidak, yakni  dengan melalui layanan ataupun beragam fasilitas yang mereka tawarkan.

Perusahaan sekuritas yang terpercaya dan berpengalaman umumnya memiliki tampilan situs yang terlihat begitu profesional. Selain itu juga, sangat ramah ketika hendak Anda akses. Selain itu, apakah fasilitas yang terdapat di dalamnya juga sangat lengkap di mana tersedia fitur menu yang di butuhkan ataukah tidak.

Hal ini di maksudkan agar adanya kemudahan bagi para investornya, dimana bisa menjadi suatu langkah untuk memberikan penilaian apakah situs jual beli saham yang di pilih terpercaya taukah tidak.

User Friendly

Biasanya situs saham banyak kanal yang menampilkan informasi. Hal itu terkadang membuat investor bingung. Saat ini, tak sedikit perusahaan yang memiliki situs saham yang user friendly.

Situs user friendly dapat dilihat dari fitur-fitur yang dibutuhkan investor, tampilan fitur simpel, copy text singkat dan jelas dan keterangan mudah dipahami. Sehingga investor pemula maupun lama mudah mengoperasikannya.

Apakah Telah Memiliki Izin Lengkap

BAPPEBTI (Sumber : cnnindonesia.com)
BAPPEBTI (Sumber : cnnindonesia.com)

Ketika Anda Memilih broker dengan tujuan investasi saham, maka perlu di lakukan dengan teliti dan cermat. sebagai langkah awal, Anda bisa melakukan pengecekan terhadap perizinan yang di miliki broker tersebut. Di Indonesia, broker terpercaya adalah broker yang sudah terdaftar dan di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga telah tergabung dan memiliki keanggotaan pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Otoritas Jasa Keuangan membagi broker ke dalam beberapa bagian sesuai fungsinya, yaitu di antaranya:

  • Perantara Pedagang Efek (PPE) – broker yang melakukan aktifitas jual-beli saham, baik itu untuk kepentingan nya sendiri ataupun untuk  orang lain. Namun, PPE tidak memberikan penjamin pada perusahaan sekuritas.
  • Penjamin Emisi Efek (PEE) – izin bagi broker yang menjamin emisi atau sponsor perusahaan yang ingin terjun di bursa. Tak begitu mengherankan apabila hal ini banyak di pilih oleh sebagian besar broker di Indonesia karena izinnya juga berlaku bagi PPE.

Seberapa Sering Broker Saham Menjadi Underwriter

Kemudian saat berinvestasi saham, perhatikan sudah berapa kali broker atau perusahaan tersebut berlangganan. Yang di maksud dengan underwriter di sini adalah sejauh mana broker telah mencapai kesepakatan dengan emiten (perusahaan yang ingin go public) untuk menggunakannya sebagai penjamin, emiten atau sponsor, dan sejauh mana broker berada di posisi emiten. posisi.Penawaran terbuka untuk kepentingan pribadi kepada investor.

Suatu kewajiban broker yang menjadi underwriter ialah harus patuh terhadap semua perjanjian kontrak emisi, serta mampu mengamati dan menunjukan adanya keterbukaan informasi bagi investor,  serta memiliki afiliasi maupun hubungan lain yang bersifat material di antara broker ataupun emiten.

Di Indonesia, Mandiri Sekuritas adalah broker terpercaya dengan rekam jejak penjamin emisi terkemuka dan banyak dipilih oleh investor untuk berinvestasi di saham karena reputasinya. Selain itu, Mandiri Sekuritas telah menerima berbagai penghargaan domestik dan internasional atas kinerjanya sebagai broker terkemuka.

Kunjungi Situs Resmi Broker Saham

Broker saham biasanya akan memberikan penawaran serta ketentuan yang saling berbeda dalam hal berinvestasi. Oleh sebab itu, Anda membutuhkan suatu pertimbangan yang baik dan cukup matang ketika hendak memilih broker yang sesuai keinginan Anda. Pengecekkan yang bisa Anda lakukan terbilang cukup pun mudah, Anda hanya perlu mengunjungi situs resmi broker saham yang hendak anda tanamkan modal.

Dari sana, Anda bisa melihat berapa banyak modal yang di butuhkan, biaya transaksi, dan ketentuan lain-lain. Selain itu, Anda juga bisa melihat beberapa testimoni atau penilaian dari investor lain agar lebih meyakinkan lagi. Kalau perlu, Anda bisa menghubungi layanan call center yang pastinya tersedia pada situs tersebut bila Anda membutuhkan informasi .

Pengecekan Minimal Modal Awal dan Besar Fee Transaksi

Saat memilih broker terbaik, pastikan untuk memperhatikan jumlah dana awal dan jumlah komisi atau biaya transaksi. Saat memasuki modal awal, pastikan memenuhi kebutuhan dan kemungkinan Anda. Biasanya modal awal 100 juta rupiah sampai 500 juta rupiah. Namun, beberapa broker menawarkan dana awal lebih murah dari jumlah ini, tergantung pada target investor broker itu sendiri.

Ada juga biaya transaksi atau komisi. Komisi ini ditetapkan dalam 0,10,3% dari setiap transaksi saham. Pilih komisi yang paling sesuai dengan Anda dan hitung komisi atau tarif harian. Anda juga dapat menggunakan layanan investasi online ini melalui aplikasi untuk mengurangi biaya atau komisi untuk transaksi ini.

Investor bisa memilih salah satunya, yaitu Mandiri Online Security Trading (MOST). Anda dapat menggunakan platform ini untuk berinvestasi saham dengan aman, mudah, dan tentunya nyaman. Daftar sekarang melalui register.most.co.id. Ini juga tersedia untuk pemula untuk digunakan secara online. Pelajari tentang kelas aset gratis setiap hari. Dengan cara ini, Anda dapat menemukan semua informasi tentang investasi ekuitas Anda kapan saja, di mana saja.

Dengan memilih perusahaan yang fundamental keuangannya baik, anda bisa menekan kerugian yang mungkin terjadi semaksimal mungkin agar keuntungan yang di dapat juga semakin banyak.

Demikian penjelasan mengenai 7 tips memilih situs saham online terpercaya yang bisa anda gunakan untuk memulai berinvestasi. Jadi, tunggu apa lagi? saatnya berinvestasi

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.