7 Ide Usaha Pertanian yang Menguntungkan di 2022

  • Bagikan
usaha pertanian yang menguntungkan

Usaha di bidang pertanian memiliki potensi dan peluang yang sangat besar hingga saat ini. Peluangnya sangat berkaitan erat dengan kebutuhan paling dasar dari manusia yaitu, kebutuhan bahan pangan. Untuk itulah kapanpun Anda memulainya, akan selalu ada pasar tersendiri untuk usaha ini. Sebagai referensi, ada beberapa usaha pertanian yang menguntungkan di tahun 2022. Apa saja? Yuk, simak! 

7 Ide Usaha Pertanian Menguntungkan 

usaha pertanian yang menguntungkan
(sumber gambar: tirto.id)

Inilah beberapa ide yang bisa Anda realisasikan: 

1. Bertani Tanaman Hidroponik 

Saat ini, popularitas tanaman hidroponik memang semakin tinggi. Pasalnya, cara bertaninya yang mudah dan tidak membutuhkan banyak ruang sangat digemari oleh masyarakat. Selain itu, hasil pertanian dengan sistem hidroponik juga terkenal lebih bersih, sehat, dan enak untuk Anda konsumsi. 

Di tengah pandemi ini yang masih berlangsung hingga awal 2022, masyarakat juga semakin condong mencari bahan pangan yang sehat. Inilah yang membuat permintaan akan hasil tani hidroponik menjadi semakin tinggi. Secara umum, bertani dengan sistem ini berarti tidak membutuhkan media tanam yang berasal dari tanah. 

Hidroponik berarti air, dan menggunakan air dalam kegiatan penanamannya. Meski begitu, memang Anda membutuhkan modal yang cukup besar untuk memulai sistem penanaman ini. Pasalnya, harga peralatan dan kebutuhan material untuk bisa merealisasikan sistem penanaman hidroponik tidaklah murah. 

Akan tetapi, modal ini nantinya akan sangat sebanding dengan potensi keuntungan yang Anda peroleh. Prospek sistem bertanam ini juga masih sangat terbuka lebar di masa depan. Beberapa jenis tanaman yang bisa Anda pilih untuk tanam adalah selada, sawi, tomat, pakcoy, cabai, dan berbagai tanaman lainnya. 

2. Bertani Cabai 

Anda pasti sudah tahu jika mayoritas masyarakat Indonesia merupakan pecinta masakan yang pedas. Tanpa sambal, rasanya makanan apapun akan terasa kurang lezat. Hal ini membuat cabai menjadi salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Permintaannya juga selalu tinggi dan sayangnya belum terdukung dengan pasokannya. 

Kesenjangan antara jumlah permintaan dan supply cabai ini membuat peluang untuk bertani cabai masih terbuka lebar. Ada banyak jenis cabai yang bisa Anda pilih untuk tekuni, mulai dari cabai besar merah, cabai rawit, cabai keriting, hingga cabai hijau. Selain itu, teknik bertanam cabai juga terbilang tidak terlalu sulit. Anda bisa memanfaatkan halaman rumah, lahan pertanian konvensional, atau bahkan menggunakan teknik hidroponik untuk menanam cabai. 

3. Jamur Tiram 

Usaha pertanian yang menguntungkan selanjutnya adalah jamur tiram. Usaha pertanian ini masih terbilang minim pelakunya. Padahal, keuntungan yang bisa Anda peroleh dari usaha ini terbilang menjanjikan lho. Bahkan ada petani jamur tiram yang berhasil meraih omset bersih mencapai puluhan juta perbulannya. 

Selain itu, jamur sangat identik dengan masakan yang sehat dan vegan. Di tahun 2022, tren makanan sehat dan bersih masih menjadi primadona dan potensi kuliner yang tinggi. Hal ini membuat permintaan akan jamur tiram juga dipastikan akan sangat tinggi. Lalu bagaimana dengan modal? 

Anda tidak perlu khawatir karena untuk menjalankan usaha budidaya jamur tiram, modal yang Anda siapkan kurang dari 20 juta rupiah lho! Jumlah modal ini bisa jadi lebih rendah apabila Anda sudah memiliki lahan atau ruang tersendiri sebagai tempat budidaya sehingga  biaya untuk menyewa tempat atau membangun lokasi budidaya bisa lebih minim.

4. Bertani Padi 

Sebagai bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, padi tidak akan pernah habis permintaannya. Alasan utama ini sudah cukup membuat usaha pertanian dengan menanam padi sangat potensial bagi Anda. Meski memang modal yang harus Anda keluarkan untuk bisa bertani padi tidaklah sedikit, namun hal tersebut akan sebanding dengan keuntungan ketika panen telah tiba. 

Modal yang harus Anda siapkan nantinya harus Anda gunakan untuk menyiapkan lahan, mengolah lahan, membeli benih padi, membeli peralatan pertanian seperti pupuk dan lain sebagainya. Bagi Anda yang memiliki tempat tinggal di pedesaan dimana jumlah lahan persawahan masih sangat tinggi, usaha yang satu ini jelas sangat layak untuk Anda tekuni.

5. Bertani Tanaman Obat 

Usaha pertanian yang menguntungkan selanjutnya adalah tanaman obat. Seperti yang Anda ketahui, dunia memang sedang menghadapi pandemi virus corona yang sangat mengkhawatirkan. Bahkan sampai saat ini, pandemi masih tetap berlangsung dan belum menunjukkan penurunan yang berarti. Akibat pandemi, kesadaran untuk hidup sehat masyarakat juga semakin tinggi. 

Kini masyarakat semakin giat untuk mengkonsumsi segala sesuatu yang herbal dan membuat permintaan terhadap tanaman obat menjadi semakin tinggi. Beberapa jenis tanaman yang paling masyarakat cari adalah jahe, temulawak, kencur, kunyit, dan lain sebagainya. Inilah yang bisa Anda manfaatkan untuk bertani tanaman obat. 

6. Bawang Merah dan Bawang Putih 

Masakan Indonesia memang sangat terkenal akan kekayaan bumbu dan rasanya. Kunci untuk mendapatkan rasa yang kaya ini salah satunya adalah adanya bawang merah dan juga bawang putih. Kedua jenis bawang ini memang menjadi komponen utama bagi sebuah masakan. 

Bawang putih juga kini menjadi salah satu bahan tambahan untuk membuat obat-obatan yang sifatnya herbal. Dengan permintaan yang tinggi, pasokan bawang seringkali belum bisa memenuhinya dan berakibat harga jualnya yang sangat tinggi. Inilah yang membuat Anda bisa memilih komoditi ini sebagai usaha pertanian yang menguntungkan. 

7. Tanaman Vanili 

Jika Anda merupakan orang yang suka tantangan, maka bertani tanaman vanili bisa menjadi pertimbangan untuk Anda pilih. Pasalnya, tanaman ini terkenal memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk dapat menanamnya sampai panen. Ada teknik dan berbagai cara tanam yang harus Anda ikuti supaya bisa berhasil melakukan penanaman vanili. 

Kesulitan inilah yang membuat masih sangat sedikit orang yang mau menanam vanili. Tingkat kesulitan penanaman vanili akan terbayar lunas dengan iming-iming keuntungannya yang besar. Pasalnya, vanili merupakan salah satu penyedap dan penambah rasa olahan yang terkenal mahal, bukan hanya di Indonesia namun juga dunia. 

Harga vanili yang berkualitas tinggi, memiliki harga sekitar USD 550 sampai USD 600 atau sekitar 8 juta sampai 9 juta perkilonya. Dengan harga yang tinggi inilah, Anda bisa mempertimbangkan untuk menanamnya. Apalagi kesempatan untuk melakukan ekspor dengan komoditi vanili yang sudah berhasil Anda tanam. 

Baca Juga: Jelaskan Pengertian Wirausaha dan Strategi Meraih Kesuksesannya

Tips Menjalankan Usaha Pertanian 

usaha pertanian yang menguntungkan
(sumber gambar: tokopedia.net)

Agar bisa menjalankan usaha pertanian dengan lancar, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan: 

1. Riset dengan Matang dan Kuat 

Sebelum memulai usaha pertanian, Anda harus melakukan riset dengan matang terlebih dahulu. Riset ini meliputi pengetahuan terhadap cara penanaman dan juga tentang tanaman yang akan Anda geluti. Hal ini sangat penting supaya ketika penanaman sudah berlangsung dan terdapat halangan, Anda bisa menghadapinya dengan baik. 

2. Selalu Peka dan Update Terhadap Teknologi dan Inovasi 

Setiap harinya akan selalu ada update terbaru mengenai teknologi dan inovasi di bidang pertanian. Hal ini juga harus bisa Anda terima dengan baik demi kemajuan usaha Anda. Adanya teknologi dan inovasi ini bertujuan untuk semakin membuat usaha pertanian menjadi lebih efisien, efektif, dan mudah. Inilah yang harus Anda manfaatkan juga supaya usaha Anda lebih bisa berkembang dan maju. 

3. Pilih Tanaman dan Fokuslah 

Anda memang boleh fokus untuk bertani beberapa macam tumbuhan sekaligus, apalagi jika memang modal dan sumber daya mencukupi untuk melakukannya. Akan tetapi, akan jauh lebih baik jika Anda fokus pada satu macam tanaman terlebih dahulu. Pasalnya, Anda bisa dengan maksimal menjalankannya sebelum beralih pada tanaman yang lain. Daripada harus mengurus banyak tanaman, namun hasilnya tidak akan maksimal. 

Pilihlah spesialisasi yang memang ingin Anda tekuni dan fokuslah pada pilihan tersebut. Baru apabila sudah stabil dan berkembang pesat Anda bisa melebarkan sayap pada produk pertanian yang lainnya. 

4. Bangun Kerjasama dengan Pihak Lain 

Ketika menjalankan usaha pertanian, Anda tidak bisa hanya bertumpu pada usaha sendiri. Anda perlu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak lain dan bertujuan untuk memperluas dan mengembangkan usaha. Misalnya pihak distributor, pihak pemasok bibit, bahkan konsumen. Dengan kerjasama yang terjalin baik dan maksimal, kesempatan untuk memiliki usaha pertanian yang sukses bisa menjadi semakin terbuka. 

Nah itulah beberapa ide usaha pertanian yang menguntungkan untuk Anda pilih. Semoga ide-ide ini bisa menjadi inspirasi usaha yang menjanjikan dan membawa keuntungan bagi Anda ya! 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.