Daftar Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga yang Sangat Fleksibel

  • Bagikan
usaha sampingan ibu rumah tangga

Menjadi ibu rumah tangga tentu menjadi berkah dan kebahagiaan tersendiri bagi setiap wanita. Ada beberapa wanita yang masih sambil bekerja, namun ada juga yang full di rumah. Seringkali, ibu rumah tangga yang di rumah saja juga ingin membantu suami mencari nafkah namun tetap tidak ingin waktunya terbagi. Solusinya adalah usaha sampingan ibu rumah tangga yang fleksibel.

Berbagai usaha ini bisa Anda jalankan di rumah saja dan tidak akan memakan banyak waktu. Dengan begitu, tugas utama ibu untuk mengurus rumah tetap tidak akan terabaikan. Apalagi berbagai usaha ini juga tetap bisa mendatangkan keuntungan yang menjanjikan lho. Lalu apa saja daftar usaha sampingan ibu rumah tangga itu? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

7 Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga

Inilah beberapa pilihan usaha yang bisa Anda jalankan sebagai usaha sampingan:

1. Penjahit

Rekomendasi usaha yang pertama adalah penjahit. Usaha ini akan sangat sesuai terutama bagi Anda yang memang memiliki skill untuk menjahit pakaian. Menjadi seorang penjahit terbilang fleksibel karena untuk mengerjakannya, Anda tetap bisa berada di rumah. Selain itu, waktu untuk fokus pada pekerjaan juga bisa Anda sesuaikan sendiri dengan kesibukan utama di rumah.

Modal yang harus Anda keluarkan untuk memulai usaha ini juga terbilang tidak terlalu besar. Nantinya modal ini akan Anda alokasikan untuk membeli berbagai peralatan jahit yang lengkap. Mulai dari mesin jahit, benang berbagai warna, jarum berbagai ukuran, gunting, dan lain sebagainya. Jika Anda sudah memiliki mesin jahit sebelumnya, tentu akan lebih murah modal yang harus Anda keluarkan.

2. Bisnis Hijab

usaha sampingan ibu rumah tangga
(sumber gambar: klikcair.com)

Usaha selanjutnya yang bisa Anda jadikan pekerjaan sampingan adalah melakukan bisnis hijab. Sebagai salah satu kebutuhan muslimah yang penting, hijab memang tinggi sekali peminatnya. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga wanita dewasa pasti akan selalu mencari produk yang satu ini. Nah, tingginya permintaan akan hijab bisa Anda manfaatkan sebagai salah satu usaha sampingan yang menjanjikan.

Berjualan hijab juga tidak membutuhkan modal yang besar, terutama jika memang Anda bertindak hanya sebagai reseller. Prinsipnya, Anda akan mengambil berbagai produk hijab dari agen atau toko fashion muslim besar kemudian menjualnya kembali di rumah. Karena bisa berjualan di rumah, maka tidak heran jika bisnis ini cocok sekali sebagai salah satu usaha sampingan Anda.

Anda hanya cukup menyediakan space atau tempat di rumah sebagai lokasi meletakkan dan menata hijab. Tambahan etalase juga bisa Anda berikan agar display hijab lebih menarik dan rapi. Setelah itu, nantinya para pembeli bisa langsung datang ke rumah Anda untuk membeli hijab yang mereka inginkan.

Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu adanya marketplace online jika memang tidak ingin membuka rumah sebagai tempat menjual hijab. Mulai dari Shopee, Lazada, Tokopedia, dan lain sebagainya. Hijab yang Anda jual bisa Anda distribusikan dengan cara online melalui berbagai marketplace tersebut. Hasilnya, rumah Anda tidak akan didatangi oleh pembeli dan waktu sebagai ibu rumah tangga juga bisa tetap maksimal.

3. Menjadi Seorang Reseller dan Dropshipper 

Usaha sampingan ibu rumah tangga selanjutnya adalah menjadi seorang reseller dan juga dropshipper. Kedua pilihan usaha ini memang saat ini sangat banyak peminatnya karena kecilnya modal dan juga fleksibilitasnya. Dengan menjalankan usaha ini, Anda tetap bisa memiliki waktu penuh sebagai ibu rumah tangga yang mengurus rumah.

Namun sebelumnya, Anda harus paham bahwa reseller dan dropshipper adalah dua hal yang berbeda. Hal ini menjadi penting karena banyak orang masih sering terjebak akan konsep kedua jenis usaha ini dan menyamakannya. Padahal tentu keduanya jauh berbeda. Berikut perbedaan tersebut:

a. Reseller

Reseller artinya menjual kembali. Ketika menjalankan usaha ini Anda harus menyetorkan sejumlah modal kepada supplier agar bisa mendapatkan produk. Produk inilah yang kemudian akan Anda jual lagi kepaada pembeli. Ketika menjadi reseller, Anda harus mengurus sendiri bagian pengemasan dan pengiriman produk kepada para pelanggan.

b. Dropshipper 

Sebaliknya, ketika menjadi dropshipper Anda tidak perlu mengeluarkan modal sama sekali. Sebab Anda tidak harus memiliki produk untuk dijual kembali. Anda hanya cukup mendaftarkan diri sebagai dropshipper pada supplier utama dan harus bisa promosi sepandai mungkin. Tugas Anda adalah mencari pelanggan sebanyak mungkin saja. Untuk urusan pengemasan dan pengiriman barang tetap menjadi tanggung jawab dari supplier. 

Baik reseller maupun dropshipper, sama-sama sangat fleksibel untuk ibu rumah tangga lakukan. Hanya urusan teknis berupa modal dan juga urusan pengiriman dan pengemasan saja yang membedakan antara keduanya. Nah, ingin menjadi reseller maupun dropshipper bisa Anda tentukan sesuai keinginan Anda sendiri.

Baca Juga: Panduan Cara Membuat Proposal Usaha yang Baik dan Benar

4. Menjual Kerajinan Tangan

usaha sampingan ibu rumah tangga
(sumber gambar: orami.co.id)

Ibu rumah tangga yang memiliki kreativitas dan skill menciptakan kerajinan tangan bisa menjalankan usaha ini. Pada dasarnya, usaha ini akan mengandalkan kemampuan Anda untuk membuat berbagai produk kerajinan tangan yang unik dan bernilai ekonomis. Ada banyak sekali bentuk kerajinan tangan yang bisa Anda buat. Mulai dari souvenir wisuda, pernikahan, tas manik-main, dan lain sebagainya.

Nah, usaha ini bisa Anda lakukan dengan fleksibel di rumah. Modal yang harus Anda keluarkan juga terbilang sedikit karena memang usahanya berada dalam skala kecil. Ketika ada pemesan, barulah Anda akan mengeluarkan modal untuk bahan pembuatan kerajinan tangan itu.

5. Freelance Writer 

Usaha sampingan ibu rumah tangga selanjutnya masih berkutat pada skill yang Anda miliki. Profesi itu adalah sebagai seorang penulis lepas atau freelance witer. Saat ini banyak sekali orang yang membutuhkan artikel berkualitas untuk berbagai kebutuhan mereka khususnya untuk promosi produk. Nah, inilah yang bisa Anda manfaatkan untuk mencari uang tambahan.

Skill utama yang harus Anda kuasai adalah kemampuan dalam menulis dan membuat artikel yang bagus. Selain itu, Anda juga harus bisa mempengaruhi pembaca untuk membeli produk atau jasa yang sedang Anda iklankan dalam artikel tersebut. Keuntungan yang Anda peroleh nantinya berasal dari fee setiap artikel yang sudah Anda sepakati dengan client. 

Saat ini juga sudah banyak sekali platform yang bisa Anda gunakan sebagai pekerja lepas. Mulai dari Project.co.id,  Sribulancer, Freelancer Indonesia, dan lain sebagainya. Dengan bergabung di platform ini, Anda bisa mendapatkan klien yang menggunakan jasa Anda untuk membuat artikel. Semakin banyak artikel yang Anda kerjakan, tentu semakin besar pula keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

6. Les Privat

Usaha sampingan ibu rumah tangga selanjutnya adalah dengan membuka les privat. Menjadi guru les bisa menjadi pekerjaan sampingan yang sangat fleksibel untuk Anda, terutama jika Anda seorang sarjana lulusan ilmu tertentu. Dikatakan sangat fleksibel karena untuk membuka usaha les, Anda bisa menentukan waktunya setelah waktu sekolah berakhir.

Waktu paling umum untuk membuka les privat adalah saat sore atau malam hari. Apalagi lokasi les privat juga bisa Anda lakukan di rumah. Dengan begitu, waktu untuk mengurus rumah tetap bisa Anda lakukan dengan maksimal karena les baru mulai pada malam hari. Semakin banyak murid yang bisa Anda dapatkan, maka semakin besar pula keuntungan yang Anda dapatkan.

7. Usaha Katering Makanan

Usaha terakhir yang bisa Anda jalankan sebagai sampingan di rumah adalah membuka katering makanan. Bagi ibu rumah tangga yang punya hobi memasak dan punya skill untuk membuat masakan yang lezat, maka usaha ini akan sangat cocok. Anda bisa memulai usaha ini dari rumah dengan skala usaha yang kecil. Memang nantinya usaha kuliner ini bisa Anda kembangkan menjadi usaha yang lebih kompleks, seperti membuka warung maupun restoran.

Akan tetapi, untuk fleksibilitas yang tinggi maka skala rumahan sudah cukup untuk Anda. Modal yang harus Anda keluarkan juga tidak terlalu besar karena baru ketika ada pembeli saja Anda bisa memulai usaha ini. Nantinya, Anda akan menerima pesanan katering makanan dari pelanggan dan memasaknya di rumah. Setelah itu baru Anda kirimkan berbagai makanan tersebut ke pelanggan yang bersangkutan.

Nah, itulah berbagai usaha sampingan ibu rumah tangga yang sangat fleksibel. Menjalankan usaha bukan berarti waktu Anda sebagai ibu akan terkuras. Sebaliknya, Anda tetap bisa menjalankan berbagai kewajiban sebagai ibu namun dalam satu waktu memperoleh penghasilan yang menjanjikan. Jadi, usaha manakah yang ingin Anda coba?

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.